Maros - Dua nama muncul yang diduga pemilik usaha warung kopi berkedok Esek-Esek di Kecamatan Lau, Kabupaten Maros Sulawesi Selatan.
Berdasarkan investigasi tim media di lapangan, pemilik warung kopi yang diduga berkedok warung Esek-Esek di Kecamatan Lau, yakni berinisial P dan M.
Inisial M diduga memiliki warung kopi (Warkop) berkedok Esek-Esek hampir enam titik.
Sementara inisial P hanya memiliki satu titik warung kopi (Warkop) yang diduga berkedok Esek-Esek.
Salah satu masyarakat yang enggan disebutkan namanya mengakui, bahwa pemilik warung kopi berkedok Esek-Esek yang terlama inisial M.
"Inisial M yang terlama, tapi termasuk hebat juga, karena warungnya sudah banyak,baru saya lihat susah tersentuh Aparat Penegak Hukum," Ucapnya.
Puncak keramaian kata warga pada malam hari, dimana para sopir mobil Dam Trukc banyak yang singgah,
"Kalau malam itu pasti ramai, karena banyak sopir mobil yang singgah," Ujarnya.
Tak hanya itu, Warung kopi yang diduga berkedok Esek-Esek tersebut juga kerap di jadikan tempat pesta miras jenis Ballo kalau malam.
Publik kali ini menanti keseriusan Aparat Penegak Hukum (APH), dan Dinas Terkait untuk segera melakukan penutupan warung kopi yang diduga berkedok Esek-Esek tersebut.
Jika hal tersebut di biarkan terus beroperasi tanpa ada ketegasan dari pihak APH dan Dinas Terkait di Kabupaten Maros, maka Kabupaten Maros akan ternodai dengan kehadiran tempat yang diduga terjadi ptaktik maksiat tersebut.
Apalagi semakin lama semakin menjamur, dan publik menilai adanya dugaan pembiaran dari APH dan Dinas Terkait.(Tim).


